Rabu, 12 April 2017

Review Anime Eromanga Sensei dalam First Impression Episode 1



Sejujurunya dari segala judul anime yang hadir pada musim gugur di tahun 2017 ini, Eromanga Sensei-lah yang paling saya tunggu. Anime ini kebetulan diadaptasi dari Light Novel (LN) yang ditulis oleh Tsukasa Fushimi. Dia juga yang menulis LN Ore no Imouto ga Konnani Kawaii Wake ga Nai! (Adikku tidak mungkin seimut ini! / disingkat Oreimo). Itulah sebabnya saya menunggu semenjak beritanya mencuat di media sosial dan berharap mendapatkan sensasi serta kenangan dari serial Oreimo. Untuk itu, saya akan beri first impression episode 1 soal anime ini tanpa spoiler dengan membandingkan antara Oreimo dan Eromanga Sensei. Mari....

Dua-duanya dari kreator yang sama, sama-sama imouto!


Jika anda telah melihat deskripsi anime ini, atau anda telah membaca light novelnya, Eromanga Sensei memang cocok untuk anda yang menyukai genre Comedy, Romance, Loli, dan tentunya konten Imouto. Alur ceritanya mirip sekali dengan Oreimo. Dimana sang adik jarang berinteraksi dengan kakaknya dalam waktu yang panjang, padahal kakaknya sendiri menginginkan hubungan yang akrab. Pada akhirnya kesenggangan dan jarangnya interaksi itu mulai luntur perlahan dengan adanya adegan pertemuan yang tak terduga. Pertemuan sang adik dan kakak ini terikat dengan suatu hal, lagi-lagi seperti Oreimo.

Jika di oreimo, sang kakak mengetahui bahwa adiknya memiliki hobi sebagai Otaku dan suka memainkan game Ero, di Eromanga Sensei, sang kakak mengetahui bahwa adiknya ternyata adalah illustrator gambar Ecchi dari LN karangannya.

Adikku si Eromanga-sensei?


Hal tersebut yang mengikat hubungan mereka yang dulunya senggang, lama-lama makin dekat... Makin dekat... dan.... Ah! Lupakan! Yang jelas sesi ini seluruhnya ada di Epiosde 1. Jadi bagi anda yang suka gereget soal latar belakang cerita utama yang berbelit-belit, tidak perlu khawatir, semuanya saya rasa dijelaskan cukup gamblang di Episode 1 walau penjelasan latar belakang karakter utama belum sangat mendalam, ya maklum, episode 1.

Ini dia si Sagiri. Wah, matanya mirip Kirino yak?


Jika di Oreimo kita ditemukan dengan Kirino yang judes, tsundere, dan cerewet, di Eromanga sensei kita mendapati Sagiri yang Pendiam, Ceroboh, dan tsundere juga! Walah-walah, ini si Tsukasa-Sensei demen banget sama imouto tsundere yak? Jangan ditanya, si Sagiri juga punya kelebihan loh, Sagiri pintar menggambar, pintar ngeblog, dan berparas imut nan cantik. Saya pun hampir ladur dibuatnya astagaaah...... Kesamaan antara Kirino (Oreimo) dan Sagiri (Eromanga Sensei) yang paling jelas adalah, "DIAM-DIAM ERO ONNANOKO!"

Wuh gambarnya, super ero!!!


Aduh, ceroboh banget sih. Gak kasihan tuh kk kamu?
Bagaimana dengan art anime ini? Model grafis karakternya sama persis dengan Oreimo, ya maklum, character designer-nya dari dua anime tersebut ternyata sama saja, Hiroyuki Oda adalah dalang dari desain karakter kedua anime tersebut. Namun dalam segi kualitas, saya beri acungan jempol untuk Eromanga Sensei karena kali ini Hiroyuki Oda menggarapnya di dalam dapur milik studio A1-Pictures (Fairy Tail, Sword Art Online, GATE, Idolm@ster, Haifuri). Walau sebenarnya saya lebih suka kalau anime ini digarap di studio AIC agar sama sekalian dengan Oreimo.

Ini baru episode satu, masih ada cerita dan perjalanan yang panjang dari anime ini, terlebih lagi si Sagiri tidak merasa bahwa hubungan dengan kakaknya si Masamune merupakan sebuah keluarga. Ditambah, di akhir episode 1, masih ada karakter wanita baru yang masih simpang siur latar belakangnya, namun dirinya sangat berhubungan dengan si Sagiri. Apakah anime ini akan berakhir dengan hubungan cinta dalam satu keluarga beda darah seperti Oreimo? Siapa yang tahu, kecuali yang sudah membaca novelnya pasti telah menemukan titik terang dari serial Eromanga sensei, wong saya gak baca novelnya... Wkwkw...

Preview episode 2


Itu (di dalam buku yang dipegang Sagiri) ada Sword Art Online sama Haifuri. tapi bukannya Haifuri diproduksi IMS Production yah?


Jadi kesimpulannya? First impression saya:
Anime ini membawa anda bernostalgia dengan serial Oreimo namun dengan set latar belakang dan kepribadian karakter yang berbeda, karena anime ini mirip dengan serial Oreimo, anda pasti sudah dapat menduga kemana arah ceritanya dan apa yang akan terjadi selanjutnya walau anda tidak membaca Light Novel-nya, alurnya seperti yag saya jelaskan di atas. Walau mirip namun dari segi kualitas grafis anime ini seharusnya sedikit lebih baik karena dipegang oleh studio A1-Pictures yang memiliki reputasi baik dalam serial dan movie animenya.

Sagiri... Tsunderenya keluar tuh...

Jadi bagaimana? Anda tertarik untuk memasukan anime ini kedalam list anda?
Disqus Comments